HAYY KAWANNN.... SIAMO!!!
kalian mau tau lebih banyak tentang PMR ... Let's check it !!!
Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah promosi dan pengembangan anggota muda dari PMI, PMI selanjutnya disebut PMR.Terdapat di kota atau kabupaten di Indonesia, dengan lebih dari 5 juta orang, anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan bencana kemanusiaan dan di sektor kesehatan, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, dan mengembangkan kapasitas organisasi PMI.
Kebijakan PMI dan federasi pembinaan muda yang :
- Perkembangan remaja adalah prioritas, baik dalam keanggotaan dan kegiatan kepalangmerahan.
- Remaja memainkan peran penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
- Remaja memainkan peran penting dalam perencanaan, pelaksanaan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
- Remaja adalah kader relawan.
- Remaja calon pemimpin PMI di masa depan.
- Palang Merah Remaja atau PMR adalah organisasi dibangun dari Palang Merah Indonesia, yang berbasis di sekolah atau kelompok masyarakat (studio, kelompok belajar, dll) itu bertujuan untuk membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan untuk siap menjadi relawan PMI di masa depan.
Karakteristik PMR
Bersih, Sehat, Kepemimpinan, Caring, Kreatif, Kerja Sama, ramah dan ceria.
Keanggotaan dan tingkat PMR
Di Indonesia, ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan tingkat pendidikan atau usia
- PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna slayer hijau muda.
- PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna slayer biru langit.
- PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-17 tahun). Warna slayer kuning cerah.
Hak Dan Kewajiban PMR
Hak PMR- Dapatkan kartu anggota.
- Dapatkan pembinaan dan pengembangan PMI.
- Ekspresi dalam forum rapat atau pertemuan PMI melalui PMI.
- Memperoleh pengakuan serta penghargaan sesuai dengan prestasi.
- Membayar iuran keanggotaan.
- Melaksanakan Tri Bakti PMR.
- Menjalankan dan membantu mensosialisakan prinsip-prinsip dasar gerakan PMR dan bulan sabit merah internasional.
- Mematuhi AD / ART PMI menjaga nama baik dan kehormatan PMI.
Peran dan Fungsi PMR
Keterlibatan anggota muda PMI dalam
kegiatan Tri Bakti PMR disesuaikan dengan kompetensi dan minat mereka,
serta kebutuhan untuk PMI dan remaja. Dalam merancang dan melaksanakan
kegiatan, mereka bermain fungsi yang berbeda.
- PMR Mula berfungsi sebagai kepemimpinan sebaya, yang bisa menjadi model / model keterampilan hidup sehat bagi teman sebaya.
- PMR Madya berfungsi sebagai dukungan sebaya, yang memberikan dukungan, bantuan, dorongan untuk rekan-rekan mereka untuk meningkatkan keterampilan hidup sehat.
- PMR Wira berfungsi sebagai peer educator, yaitu rekan pendidik keterampilan hidup sehat.
Pendidikan Dan Pelatihan PMR
Setiap anggota PMR harus menerima
pelatihan sebelum terlibat dalam kegiatan Tri Bhakti PMR siap untuk
melaksanakan peran dan fungsinya. setiap sesi pelatihan akan memperkuat
karakter (kualitas positif) anggota PMR untuk meningkatkan keterampilan
hidup sehat dan menjadi calon relawan, anggota PMR tidak hanya tahu dan
terampil, tetapi juga perlu memahami dan menerapkan apa yang telah
mereka pelajari, dalam proses pelatihan.
Proses pelatihan dapat dilakukan
oleh PMI Kota / Kabupaten dan Satuan PMR, kurikulum yang sesuai yang
telah ditetapkan. Waktu menyesuaikan diri dengan kalender pendidikan,
terintegrasi dengan kegiatan tertentu, serta kali yang telah disepakati
antara PMI Kota / Kabupaten, fasilitator / pelatih, dan anggota PMR.
Gerakan kepalangmerahan
Cakupan materinya antara lain sejarah,
lambang, kegiatan kepalangmerahan, penyebarluasan prinsip-prinsip dasar
gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional.
Kepemimpinan
Cakupan materinya antara lain
bekerjasama, berkomunikasi, bersahabat, menjadi pendidik sebaya,
memberikan dukungan, menjadi contoh perilaku hidup sehat.
Pertolongan Pertama
Cakupan materinya antara lain
Menghubungi dokter/rumah sakit, melakukan pertolongan pertama di sekolah
dan rumah, menolong diri sendiri.
Sanitasi dan Kesehatan
Cakupan materinya antara lain merawat keluarga yang sakit dirumah, perilaku hidup sehat, kebersihan diri dan lingkungan.
Kesehatan Remaja
Cakupan materinya antara lain Kesehatan reproduksi, Napza, HIV/AIDS.
Kesiapsiagaan Bencana
Cakupan materinya antara lain jenis bencana, cara-cara pencegahan, mempersiapkan diri, teman, dan keluarga menghadapi bencana.
Donor darah
Cakupan materi kampanye termasuk donor
darah, donor darah remaja merekrut, mempersiapkan diri untuk menjadi
donor, mengadakan donor darah pada saat wabah demam berdarah atau
setelah bencana.
Pada awal pelatihan semua anggota PMR
akan menemukan informasi tentang ruang lingkup materi dan tujuan yang
akan dicapai. Pada tahap ini para pelatih dan fasilitator
mengidentifikasi anggota yang pertama kali bergabung dengan PMR, dan
anggota melanjutkan keanggotaan mereka (misalnya dari anggota PMR Mula
terus PMR Madya).
Para anggota baru bergabung akan
mengikuti proses pelatihan dari awal, sambil terus keanggotaannya, dapat
terlibat sebagai asisten untuk membantu teman-temannya memahami materi.
Sebuah sistem penghargaan, pengakuan, monitoring, dan evaluasi tingkat
pengetahuan, keterampilan, pemahaman dan sikap yang dirancang dalam
bentuk persyaratan keterampilan PMR.
Setiap materi dan kegiatan yang saling
terkait. Ketika mempelajari peringatan banjir, juga akan belajar tentang
Pertolongan Pertama pada luka atau sakit karena banjir (diare, demam,
karena memukul benda keras, lecet), sanitasi dan air bersih, bagaimana
menerapkan 7 prinsip dan kepemimpinan ketika memberikan bantuan , cara
menyelenggarakan donor darah untuk korban banjir, belajar nutrisi yang
tepat jika akan menyumbangkan bahan makanan, bagaimana mengatur acara
untuk menghibur remaja dan anak-anak korban.
Tri Bhakti PMR
Keterlibatan anggota PMR dalam berbagai
kegiatan kepalangmerahan adalah karya dan pengabdian nyata setelah
pelatihan dan pengakuan keberadaan dan kompetensi dalam meningkatkan
kualitas anggota dan organisasi, serta memberikan jawaban atas berbagai
kepentingan merger remaja dengan PMI. Ada juga isi Tri Bhakti PMR adalah
:
- Meningkatkan keterampilan hidup sehat.
- Pekerjaan dan ibadah di masyarakat.
- Memperkuat persahabatan nasional dan internasional.
Jumbara PMR
Jumbara atau Jumpa Bhakti Gembira PMR
merupakan salah satu kegiatan utama dari organisasi PMI di semua
tingkatan untuk promosi dan pengembangan PMR serta organisasi Jambore
Pramuka. Jumbara diadakan di semua tingkat PMI. Ada tingkat kabupaten
Jumbara, kabupaten / kota, provinsi dan nasional Jumbara, di mana
pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan PMI di daerah yang
bersangkutan.
Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah
Dalam PMR diperkenalkan 7 Prinsip yang
harus dipahami dan dilaksanakan oleh masing-masing anggotanya.
Prinsip-prinsip ini dikenal sebagai “tujuh Prinsip Dasar Palang Merah
dan Bulan Sabit Merah ‘(Tujuh Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit
Merah).
Kemanusiaan
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit
Merah lahir dari keinginan untuk memberikan bantuan kepada para korban
yang terluka dalam pertempuran itu tanpa membedakan dan untuk mencegah
dan mengatasi penderitaan orang lain. Tujuannya adalah untuk melindungi
kehidupan dan kesehatan dan menjamin penghormatan terhadap umat manusia.
Gerakan angkat saling pengertian, kerjasama dan abadi manusia
antarsesama perdamaian.
Kesamaan
Gerakan memberi bantuan kepada mereka
yang menderita tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan kebangsaan, ras,
agama, tingkat sosial, atau pandangan politik. Tujuannya adalah hanya
untuk mengurangi penderitaan orang lain sesuai dengan kebutuhan mereka
dengan memberikan prioritas pada keadaan yang paling parah.
Kenetralan
Gerakan tidak memihak atau terlibat dalam politik konflik, ras, agama, atau ideologi.
Otonomi
Gerakan independen, masing-masing
asosiasi nasional meskipun pendukung pemerintah di bidang kemanusiaan
dan harus sesuai dengan persyaratan hukum yang berlaku di negara
masing-masing, namun gerakan bersifat otonom dan harus menjaga
tindakannya sejalan dengan prinsip-prinsip dasar gerakan.
Kesukarelawanan
Gerakan memberi bantuan atas dasar sukarela tanpa unsur keinginan untuk mencari keuntungan apapun.
Kesatuan
Dalam satu negara hanya satu asosiasi
nasional hanya dapat memilih salah satu simbol yang digunakan Palang
Merah atau Bulan Sabit Merah. Gerakan terbuka dan melaksanakan pekerjaan
bantuan di seluruh wilayah negara.
Keseluruhan
Gerakan bersifat universal. Artinya,
gerakan hadir di seluruh dunia. Setiap asosiasi nasional memiliki status
yang sama, serta memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam
membantu sama lain.
itu dia kawan all about PMR.. kalau belum puas tunggu artikel aku selanjutrnya ya...
salam SIAMO !!! :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar