Minggu, 26 Februari 2017

cara meningkatkan produksi pangan terbaik



Peningkatan Produksi Pangan
Untuk memenuhi kebutuhan pangan yang semakin meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk,dapat dilakukan dengan berbagai cara yang berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pangan.
Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain memanfaatkan dan menerapkan ilmu dan teknologi biologi,serta mencari sumber makanan baru. Sebagai negara agraris mestinya kita yidak usah impor bahan pangan,yang layak mestinya kita ekspor.
Pemanfaatan ilmu dan teknologi dalam peningkatan produksi pangan
Iptek atau ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan dalam rangka peningkatan produksi pangan. Dengan iptek manusia dapat mengatasi berbagai masalah yang dapat menghambat peningkatan hasil pangan,seperti keadaan tanah,persediaan air,cuaca,iklim atau gangguan lain yang berupa hama,penyakit dan gulma tanaman.
Pemanfaatan iptek dalam rangka usaha meningkatkan produksi pangan misalnya sebagai berikut :
1.      Pemanfaatan teknologi nuklir
Teknologi nuklir adalah teknik yang berhubungan dengan unsur radio aktif yang mampu memancarkan sinar radio aktif, misal sinal alfa, beta , dan sinar gama. Pemanfaatan teknologi nuklir dalam uaha meningkatkan produksi pangan misalnya adalah :
a.      Untuk memberantas hama dan tanaman
Penyinaran denan unsur radio aktif dapat mengakibatkan hama dan tanamn menjadi mandul sehingga secara berangsur-angsur ham akan semakin berkurang dan habis. Umumnya yang dibuat mandul adalah hama jantan,akibatnya hama betina tidak dapat menghasilkan keturunan.
b.      Untuk pengawetan bahan pangan
Berbagai kegunaan sinar radio aktif dalam pengawetan makanan antara lain ;
1.      Menghambat pertunasan pada beberapa sayuran seperti kentang,bawang merah,rempah-rempah dan lain-lain.
2.      Membunuh kuman penyebab penyakit dan parasit yang terdapat dalam bahan makanan sehingga tidak busuk.
3.      Memperpanjang masa simpan beberapa produk segar dengan menunda kematangan buah atau mengurangi bakteri-bakteri pembusuk daging dan lain-lain.
4.      Membebaskan rempah-rempah dan bahan pangan lainnya dari jamur dan bakteri.
Pengawetan makanan dengan cara radiasi / penyinaran sinar radio aktif memiliki beberapa keuntungan antara lain :
1.      Mutu makanan meningkat
2.      Tidak menurunkan nilai gizinya
3.      Tidak merubah aroma
4.      Sifat bahan makanan tidak berubah
5.      Tidak terdapat sisa bahan pengawet /aman bagi kesehatan
6.      Dapat dilakukan pada bahan makanan yang dikemas sederhana.
c.       Untuk mengetahui umur tanaman yang paling tepat diberi pupuk.
Kecepatan pertumbuhan tanaman berbeda-beda, oleh karena itu masa pemupukan dan jenis pupuknya berbeda pula. Dalam melakukan pemupukan perlu diperhatikan dosis dan jenis pupuk yang tepat.
d.      Menurut adanya air di suatu lahan.
Baik tidaknya suatu lahan untuk pertanian dapat diketahui terlebih dahulu dengan mendeteksi keberadaan air pada lahan tersebut.
e.      Untuk merubah faktor pembawa sifat keturunan.
Dengan memberi radiasi sinar radio aktif pada sel, susunan gen pada kromosom dapat mengalami perubahan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan varietas baru yang lebih baik dan unggul.
2.      Membuat bibit unggul.
Ada dua cara untuk mendapatkan bibit unggul yaitu :
a.      Hibridasi
Hibridasi atau  persilangan adalah perkawinan antara dua individu sejenis yang varietasnya berbeda.
b.      Mutasi Gen
Mutasi gen yaitu perubahan susunan kimia gen dan jumlah kromosom mengakibatkan terjadinya perubahan sifat-sifat makhluk hidup dan bersifat menurun.
3.      Membuat zat anti hama
Zat-zat kimia yang digunakan untuk memberantas hama dan penyakit pada tanaman disebut pestisida. Pestisida yang sudah diperdagangkan secara komersial antara lain :
1.      Insektisida
2.      Fungisida
3.      Herbisida
4.      Bakterisida
5.      Rodentisida
6.      Molisida/ Moluskisida
7.      Nematisida
8.      Acarisida

the end :)
   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar