Peningkatan Produksi Pangan
Untuk memenuhi kebutuhan pangan yang semakin meningkat
seiring dengan laju pertambahan penduduk,dapat dilakukan dengan berbagai cara
yang berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pangan.
Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain memanfaatkan dan
menerapkan ilmu dan teknologi biologi,serta mencari sumber makanan baru.
Sebagai negara agraris mestinya kita yidak usah impor bahan pangan,yang layak
mestinya kita ekspor.
Pemanfaatan ilmu dan teknologi dalam peningkatan produksi
pangan
Iptek atau ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan
dalam rangka peningkatan produksi pangan. Dengan iptek manusia dapat mengatasi
berbagai masalah yang dapat menghambat peningkatan hasil pangan,seperti keadaan
tanah,persediaan air,cuaca,iklim atau gangguan lain yang berupa hama,penyakit
dan gulma tanaman.
Pemanfaatan iptek dalam rangka usaha meningkatkan produksi
pangan misalnya sebagai berikut :
1.
Pemanfaatan
teknologi nuklir
Teknologi nuklir adalah teknik yang
berhubungan dengan unsur radio aktif yang mampu memancarkan sinar radio aktif,
misal sinal alfa, beta , dan sinar gama. Pemanfaatan teknologi nuklir dalam
uaha meningkatkan produksi pangan misalnya adalah :
a. Untuk memberantas hama dan tanaman
Penyinaran
denan unsur radio aktif dapat mengakibatkan hama dan tanamn menjadi mandul
sehingga secara berangsur-angsur ham akan semakin berkurang dan habis. Umumnya
yang dibuat mandul adalah hama jantan,akibatnya hama betina tidak dapat
menghasilkan keturunan.
b. Untuk pengawetan bahan pangan
Berbagai
kegunaan sinar radio aktif dalam pengawetan makanan antara lain ;
1. Menghambat pertunasan pada beberapa
sayuran seperti kentang,bawang merah,rempah-rempah dan lain-lain.
2. Membunuh kuman penyebab penyakit dan
parasit yang terdapat dalam bahan makanan sehingga tidak busuk.
3. Memperpanjang masa simpan beberapa
produk segar dengan menunda kematangan buah atau mengurangi bakteri-bakteri
pembusuk daging dan lain-lain.
4. Membebaskan rempah-rempah dan bahan
pangan lainnya dari jamur dan bakteri.
Pengawetan makanan dengan cara
radiasi / penyinaran sinar radio aktif memiliki beberapa keuntungan antara lain
:
1. Mutu makanan meningkat
2. Tidak menurunkan nilai gizinya
3. Tidak merubah aroma
4. Sifat bahan makanan tidak berubah
5. Tidak terdapat sisa bahan pengawet
/aman bagi kesehatan
6. Dapat dilakukan pada bahan makanan
yang dikemas sederhana.
c. Untuk mengetahui umur tanaman yang
paling tepat diberi pupuk.
Kecepatan
pertumbuhan tanaman berbeda-beda, oleh karena itu masa pemupukan dan jenis
pupuknya berbeda pula. Dalam melakukan pemupukan perlu diperhatikan dosis dan
jenis pupuk yang tepat.
d. Menurut adanya air di suatu lahan.
Baik
tidaknya suatu lahan untuk pertanian dapat diketahui terlebih dahulu dengan
mendeteksi keberadaan air pada lahan tersebut.
e. Untuk merubah faktor pembawa sifat
keturunan.
Dengan
memberi radiasi sinar radio aktif pada sel, susunan gen pada kromosom dapat
mengalami perubahan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan varietas baru yang
lebih baik dan unggul.
2.
Membuat
bibit unggul.
Ada dua cara untuk mendapatkan bibit
unggul yaitu :
a. Hibridasi
Hibridasi
atau persilangan adalah perkawinan
antara dua individu sejenis yang varietasnya berbeda.
b. Mutasi Gen
Mutasi
gen yaitu perubahan susunan kimia gen dan jumlah kromosom mengakibatkan
terjadinya perubahan sifat-sifat makhluk hidup dan bersifat menurun.
3.
Membuat
zat anti hama
Zat-zat
kimia yang digunakan untuk memberantas hama dan penyakit pada tanaman disebut
pestisida. Pestisida yang sudah diperdagangkan secara komersial antara lain :
1. Insektisida
2. Fungisida
3. Herbisida
4. Bakterisida
5. Rodentisida
6. Molisida/ Moluskisida
7. Nematisida
8. Acarisida
the end :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar